Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Salam sejahtera untuk kita semua,
Dengan penuh rasa syukur, Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia
(PERABOI) menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas
terselenggaranya The 8th Indonesian Issues on Breast Cancer (IIBC-8)
yang akan dilaksanakan pada 21-23 Mei 2026 di Surabaya.
IIBC merupakan forum ilmiah yang secara konsisten telah menjadi salah satu pilar penting
dalam pengembangan ilmu dan praktik bedah onkologi payudara di Indonesia. Pada
penyelenggaraan yang ke-8 ini, tema yang diangkat, "From Global Guidelines to
Local Practice: Adapting De-Escalation to Indonesia's Breast Cancer
Management", sangat relevan dengan dinamika perkembangan ilmu kedokteran
saat ini sekaligus dengan realitas klinis yang kita hadapi di tanah air.
Konsep de-eskalasi dalam penatalaksanaan kanker payudara—baik dalam pembedahan maupun
terapi sistemik—telah menjadi perhatian utama di berbagai guideline dan konsensus
internasional. Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan terapi yang lebih individual,
efektif, dan berorientasi pada kualitas hidup pasien. Namun, penerapan konsep tersebut
tentu tidak dapat dilakukan secara seragam tanpa mempertimbangkan karakteristik
populasi, sistem kesehatan, serta pola presentasi penyakit di masing-masing negara.
Sebagaimana kita ketahui bersama, sebagian besar pasien kanker payudara di Indonesia
masih datang pada stadium lanjut, dengan kompleksitas klinis dan sosial yang tidak
ringan. Oleh karena itu, diperlukan diskusi ilmiah yang mendalam, kritis, dan berbasis
bukti mengenai bagaimana strategi de-eskalasi dapat diadaptasi secara aman, rasional,
dan kontekstual sesuai dengan kondisi Indonesia.
IIBC-8 diharapkan menjadi wadah strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Pengurus
Pusat PERABOI menyambut baik upaya panitia dalam menghadirkan para pakar nasional dan
internasional lintas disiplin, serta menyusun rangkaian simposium dan workshop yang
aplikatif. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan, tetapi juga
meningkatkan kompetensi praktis para peserta dalam pelayanan kanker payudara
sehari-hari.
Kami juga mengapresiasi konsep IIBC-8 yang tidak semata berfokus pada aspek akademik,
tetapi turut memperhatikan aspek kebersamaan, jejaring profesional, serta keseimbangan
kehidupan para anggota PERABOI dan keluarganya, termasuk melalui kegiatan olahraga dan
program bagi PIABOI.
Akhir kata, kami berharap IIBC-8 dapat menjadi momentum penting bagi PERABOI untuk terus
memperkuat perannya dalam meningkatkan mutu pelayanan kanker payudara di Indonesia,
sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan global dan kebutuhan lokal.
Selamat mengikuti rangkaian kegiatan The 8th Indonesian Issues on Breast Cancer (IIBC-8).
Sampai bertemu di Surabaya.
Terima kasih. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Dr. M. Yadi Permana, dr., Sp.B, Subsp.Onk (K)
Ketua Pengurus Pusat PERABOI